Showing posts with label Metal. Show all posts
Showing posts with label Metal. Show all posts

Sunday, September 16, 2012

Metal di Industri Mainstream

Metal bisa dijual, tapi jadi ga menarik saat semua orang ingin menjual.

Seperti kebanyakan genre musik lain yang masuk ke Indonesia, awalnya kemunculan band metal seakan merepresentasikan band-band internasional. Misalnya Roxx dengan Metallica, Sucker Head dengan Sepultura, dan Rotor dengan Kreator.
Akhirnya, lahir gerakan untuk tampil dengan orisinalitas. Membuat metal lebih Indonesia. Tapi ini adalah langkah sulit karena lagu-lagu metal berbahasa Indonesia kurang diminati oleh pasar. Sebenarnya, hal ini ga mustahil dilakukan, hanya saja perlu usaha keras dan perlakuan khusus untuk melakukannya.
Keinginan membuat lagu sendiri muncul saat budaya demo trading mewabah. "ritual" ini dulu tergolong luar biasa, karena kesempatan semacam ini hanya dimiliki

80's: From Rock to Metal

1985

Banyak bermunculan festival band rock dalam berbagai versi. salah satunya yang paling ngetop adalah Festival Rock se-Indonesia garapan Log Zhelebour yang salah satu rewardnya adalah masuk album kompilasi yang diproduseri langsung oleh Log. Beberapa nama band rock papan atas selalu muncul dari festival ini. Roxx adalah salah satu finalis yang akhirnya dibuatkan

ROADRUNNER Records


The First Runner..
Sejarah Roadrunner (RR) bermula pada tahun 1980, saat Cees Wessels, eks marketing executive di label RCA and Polygram memutuskan untuk membuka sebuah usaha di Amsterdam yang bernama Roadracer Records.
Sebagai seorang pecinta musik keras, Cees memfokuskan usahanya sebagai importir repertoir band metal di Amerika Utara, dan memperkenalkan mereka pada pendengar musik Eropa.

Friday, September 14, 2012

Kenali, Pahami, dan Cintai Musik Metal


Saya menulis tulisan ini bukan sebagai pengamat musik, apalagi seorang kritikus musik. tetapi saya menulis tulisan ini hanyalah untuk menyuarakan rasa kepedulian saya terhadap realita-realita yang terjadi pada komunitas metal negeri ini, khususnya kota Jakarta, kota dimana saya lahir dan tinggal. Kondisi kota Jakarta semakin tidak terkendali, masalah kemacetan, banjir hingga cuaca ekstrim seolah tidak berhenti menggempur ibu kota kita yang konon lebih kejam dari ibu tiri ini.
Tidak sedikit dari anak muda kota ini yang membutuhkan sebuah “pelarian” untuk melupakan sejenak semua masalah yang mereka hadapi di tiap detik kehidupan mereka. Acara musik konon sudah menjadi salah satu “sarana” pelarian yang paling diminati. Beda kalangan tentu acara yang didatangi juga berbeda, bagi mereka yang rela menghabiskan uang orang tua demi meminum sebotol Jack Daniels bersama kerabat dekat di dalam ruangan sempit penuh tata cahaya dan diiringi musik dance gaya eropa dan kroni-kroninya, sudah tentu klub malam di seputaran kemang dan menteng lah yang mereka pilih. Tapi bagi mereka yang sudah muak dengan kemunafikan dari gengsi insan-insan ibukota yang setiap hari selalu menghantui kehidupan mereka, sudah tentu mereka memilih acara metal sebagai tempat pelarian.

5 Mitos Mengenai Musik Metal

Oleh: Jalaksana Winangoen
[UNIKNYA.COM]: Banyak orang yang underestimet dengan keberadaan aliran musik yang satu ini. Namun banyak pula orang yang mengapresiasi mereka begitu rupa hingga mengantarkan mereka sebagai musisi atau grup musik metal papan atas dunia. Berikut 5 mitos mengenai musik metal:

1. Berteriak Tak Karuan
Banyak orang yang beranggapan, vokalis musik metal tak lebih dari sekedar orang yang sedang berteriak-teriak tak karuan. Antara menyanyi dan berteriak tak karuan tak ada bedanya. Stereotipe ini banyak di pahami mereka orang-orang awam. Faktanya, menyanyikan lagu metal sangatlah sulit. Memang tampaknya seperti mudah, padahal didalamnya menyangkut tehnik vokal yang sangat rumit dan beragam, dari menggeram, berteriak, menjerit, hingga tehnik lainnya.


Musik metal negatif?

musik metal (music cadas) masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat termasuk yang dipaparkan oleh sidomi.com bahwa musik heavy metal dapat menyebabkan depresi. Benarkan demikian? Benar, namun tidak semua. Kendati adanya titik kebenaran dikarenakan hasil riset ahli yang membuktikan beberapa remaja depresi akibat mendengarkan music metal (diulas di sidomi.com ). Hal yang perlu saya tegaskan, apakah semua remaja yang mendengarkan musik cadas seperti itu? Tidak. Jika banyak remaja depresi akibat musik metal, banyak pula remaja yang justru lebih bersemangat ketika menikmati musik metal. Faidah yang kita ambil ibarat seperti orang buta mengenal gajah. Ketika ia memegang telinga gajah,

5 Tipe Penonton yang Kemungkinan Ada Saat Konser Metal

Die-hard fans bisa Anda temui dengan mudah di konser-konser musik metal. Ada beberapa tipe penonton yang pasti ada di tiap konser metal. Apakah Anda pernah memperhatikannya? Ini dia!
Jika Anda kerap menghadiri pertunjukan musik metal, sebenarnya Anda sudah mengenali karakter-karakter ini. Percaya atau tidak, mereka akan benar-benar ada di kerumunan kebisingan konser.
Dilansir Ultimate-guitar, ada 5 tipe penonton yang lazim berada di konser metal. Dari mulai gender, usia juga gaya joget serta berpakaian.
5 Tipe Penonton yang Kemungkinan Ada Saat Konser Metal1. Pria Veteran
Pria ini biasanya berusia 20 tahun lebih tua dari penonton lainnya. Ia mungkin sudah menyaksikan konser metal sejak Anda masih mengenakan popok. Biasanya ia mengenakan rompi denim pudar dengan banyak tambalan. Ia telah menonton band metal kawakan selama ribuan kali dan bisa memberitahu Anda set list yang dimainkan mereka pada setiap konser. Pria veteran ini biasanya tidak mudah terkesan akan sesuatu, dan ia bisa Anda temukan di belakang kerumunan, bersantai minum bir. Kadang ia menemukan beberapa temannya, tapi lebih sering nonton sendiri. Ia menatap bocah-bocah bercat rambut dan skinny jeans dengan sebal, mengingat masa mudanya ketika masih

Musik Metal Kurangi Potensi Gangguan Jiwa

 

Metrotvnews.com: Sebuah studi yang dilakukan Université de Montpellier, Prancis, mengungkapkan menikmati musik metal ternyata bisa mengurangi potensi gangguan jiwa. Hal ini juga sekaligus membantah stigma, bahwa musik cadas ini hanya menimbulkan perilaku merusak.

Asal mula musik metal

  

Embrio kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy (Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. Istilah underground sendiri sebenarnya sudah digunakan Majalah Aktuil sejak awal era 70- an.

Musik Metal Pengaruhi Mental Remaja



  
KOMPAS.com — Musik beraliran heavy metal merupakan jenis musik yang digandrungi remaja. Namun, para peneliti mengingatkan bahwa penggemar musik ini lebih berisiko menderita depresi, bahkan bunuh diri.
Katrina McFerran, dari Melbourne University, Australia, yang melakukan penelitian selama 5 tahun mengenai pengaruh musik pada kondisi mental remaja, menemukan bahwa musik heavy metal menyebabkan gangguan mental pada remaja usia 13-18 tahun.

Jenis metal

 
 Musik Metal adalah salah satu aliran musik yang sangat mendunia. Musik Metal sudah menarik perhatian para generasi muda selama lebih dari 50 tahun. Bahkan hingga saat ini, Musik Metal telah bercabang menjadi sub genre yang berbeda. Namun satu hal yang paling utama adalah motivator utama bagi kelangsungan hidup “musik metal” melalui semua

Saturday, March 24, 2012

Manfaat Mendengarkan Musik Metal


Tidak bisa dipungkiri bahwa musik cadas seperti Metal kian hari kian digandrungi anak muda masa kini. Ini terbukti dengan makin populernya genre musik ini di kalangan masyarakat dan sudah seperti menjadi trend gaya hidup anak muda.

MAYHEM



Kali ini ane mau ngebahas tentang kalo boleh dibilang ini sih dedengkot black metal,hahaha. yep, Norwegian black metal,MAYHEM

Formasi awal mereka terdiri dari Manheim (drums) dan Necrobutcher (bass). Nama mereka diambil dari lagu "Mayhem With Mercy" oleh Venom. Mayhem adalah band yang sangat kontroversial karena keterlibatan mereka dalam berbagai

Tuesday, March 20, 2012

Tentang Metal

EPICA


oke gan, kali ini ane cm mau share tentang band yang satu ini nih. Ni band genrenya symphonic metal gitu deh. kalo menurut ane sih, enak2 lagunya meski ane ga terlalu suka ama genre selain deathcore/death metal. tapi ya sama2
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...